Orelac Racing dengan sedih telah meninggalkan Kejuaraan Dunia Superbike. Tahun ini ia hanya hadir di Supersport bersama Lorenzo Baldassarri dan Federico Fuligni di Kejuaraan Eropa. Kegagalan tim Spanyol untuk mendaftar tidak menimbulkan keributan, hampir lumrah. Dan dikira sudah hadir bertahun-tahun, namun dalam dua musim terakhir belum berhasil bersinar. Pada tahun 2022 ia memutuskan untuk fokus pada pemain muda Ceko Oliver Konig yang datang dari Supersport 300. Tahun pertama ia berhasil mencetak beberapa kali sedangkan tahun kedua tidak sekali pun. Selanjutnya, ia harus melewatkan putaran Misano karena cedera. Dalam kesempatan itu ia digantikan oleh Luca Vitali yang jelas belum mampu menampilkan keajaiban. Kawasaki swasta adalah Cinderella di Kejuaraan Dunia Superbike dan tidak ada yang berhasil bersinar pada tahun 2023.
Justru karena itulah, di penghujung tahun Orelac memutuskan menyerah untuk fokus di Supersport di mana ia akan mencoba menjadi protagonis bersama Lorenzo Baldassarri. Harapannya, baik tim maupun Balda, adalah kembali ke Superbike pada tahun 2025 bersama-sama, bersama Ducati.
Di masa lalu tim Calero bersaudara adalah sebuah kenyataan yang menarik. Pada tahun 2021 berhasil meraih kehormatan bersama Izaac Vinales yang berhasil mencapai zona poin di hampir semua sirkuit. Musim 2018 dan 2019 bersama Leandro Mercado juga positif. Orelac Racing tidak pernah menjadi tim papan atas tetapi merupakan salah satu tim yang sangat tertutup yang berhasil tampil menonjol karena komitmen dan semangatnya.
Kini usaha kecil sudah hampir punah. Satu-satunya yang selamat adalah tim Pedercini Racing yang akan bersaing di balapan Eropa bersama Izaac Vinales (baca di sini). Yang lainnya, meskipun Independen, tetap merupakan struktur penting yang semakin mirip dengan tim resmi.
Foto social