Tatara Aprilia pukul 11.00: Seluruh Jepang dan Suzuka 8 jam juga pada tahun 2024

All Japan Superbike akan menyambut kembalinya Ducati tahun ini bersama Team Kagayama dengan mesin Panigale V4 R yang dipercayakan kepada Ryo Mizuno, namun ada satu lagi pabrikan asal Italia yang sudah aktif hadir di dunia motorsport Jepang selama beberapa tahun. Berkat Team TATARA, Aprilia kembali hadir di kejuaraan motor Jepang musim ini, di dua kelas (JSB1000 Superbike dan ST1000 Superstock), keduanya dengan RSV4 1100.

GAME LANGSUNG UNTUK APRILIA RSV4 1100 DI SUPERSTOCK

Seperti diberitakan 29 Desember lalu, tahun ini All Japan membuka pintu RSV4 1100 juga di kelas ST1000 setelah pada tahun 2023, Tim TATARA terpaksa membalap dengan RSV4 RF LE (1000cc). Pembukaan peraturan yang memungkinkan tim yang didukung oleh Piaggio Jepang, yang diluncurkan dalam beberapa hari terakhir dalam sebuah upacara yang diadakan di sebuah hotel di Tokyo, untuk balapan dengan RSV4 1100 di dua kelas teratas All Japan. Di JSB1000 (Superbike) akan ada Masahiro Shinjo lagi dengan target 10 besar, sedangkan di ST1000 (Superstock) kepercayaan diri diperbarui pada Ruka Wada, mengejar finis 6 besar.

KOMITMEN TERHADAP SUZUKA 8 JAM DIKONFIRMASI

Tim yang dipimpin oleh Tetsugo Inoue, mantan pilot penuh semangat yang bahkan pernah membalap di Pikes Peak, juga menegaskan kembali komitmennya terhadap Suzuka 8 Hours setelah meraih podium mengesankan di kelas National Superstock tahun lalu. Melakukan debut mutlaknya, RSV4 1100 diperlombaan balapan” Berakhir di posisi ketiga dengan Shinjo dan Wada yang sama di sadel diapit oleh Samuele Cavalieri kami, yang sebelumnya membalap sebagai wild card di Motegi di All Japan Superbike.

APRILIA TUJUAN KETAHANAN

Komitmen Tim TATARA terhadap 8 jam Suzuka bukan satu-satunya di bidang Endurance bagi perusahaan Noale. Pengumuman keikutsertaan tim di kelas FIM EWC Superstock dengan RSV4 1100, yang disetujui untuk berkompetisi di seri tersebut sejak Juli lalu, diperkirakan akan terjadi dalam beberapa minggu mendatang.