MotoGP, Honda: apa yang berubah setelah perpisahan Marc Marquez

Tahun 2024 akan menjadi tahun krusial bagi tim resmi Honda MotoGP, bukan hanya karena kepergian Marc Marquez. Perpisahannya tidak berjalan baik dengan sponsor utama Repsol dan, meskipun tidak ada siaran pers resmi, ada sesuatu yang berubah pada corak RC213V. Bukan hanya dari segi aerodinamis. Perusahaan minyak Spanyol mengambil peran sekunder dalam hal sponsorship, seperti yang ditunjukkan oleh tempat yang disediakan untuknya di sepeda motor.

Dinamika komersial baru

Hingga tahun lalu logo Repsol mendominasi fairing motor pabrikan tersebut, namun mulai saat ini keadaan berubah. Setelah Shakedown di mana Joan Mir dan Luca Marini mengendarai sepeda serba hitam, tanpa sponsor dan membiarkan serat karbon mendominasi. Hari ini di Sepang stiker kembali ke motor resmi tim HRC dengan perubahan signifikan. Tulisan Repsol telah berpindah dari area atas ke bawah fairing, hampir setinggi lunas. Selain itu, ukuran logonya telah diperkecil secara signifikan dibandingkan musim MotoGP lalu. Yang mendominasi kini adalah merek Honda yang tampil gaya di tengah dashboard.

Perpisahan Red Bull

Detail lain yang tak luput dari perhatian adalah absennya logo Red Bull di RC213V. Sejak tahun 2015, merek minuman energi ini menempati tempat khusus di bagian bawah sepeda dan juga di spatbor depan, keduanya dimahkotai dengan logo Red Bull yang khas. Kemitraan komersial sepertinya sudah pupus, di sini pun alasannya sepertinya adalah kepergian Marc Marquez. Tampaknya Red Bull memiliki klausul dalam kontraknya yang mengizinkan pembalap Austria itu meninggalkan Honda lebih awal.

Seorang insinyur baru di garasi HRC

Fondasi kembali tim HRC yang terlibat dalam kejuaraan MotoGP terlihat di dalam garasi. Tak hanya kedatangan Luca Marini. Pada hari pertama pengujian di Sepang kami melihat salah satu pendiri perusahaan sasis Kalex, Alex Baumgartel, bekerja dengan warna Repsol Honda (rekannya adalah insinyur Klaus Hirsekorn). Pertama kali HRC dan Kalex berkolaborasi di MotoGP adalah pada tahun 2022, saat mereka bereksperimen dengan swingarm belakang aluminium yang dikembangkan merek Jerman tersebut. Pada tahun 2023 mereka memasang sasis baru dengan perasaan campur aduk dari para pengendara. Saat ini belum ada kabar bagaimana karyanya akan mempengaruhi perkembangan Honda RC213V.

Foto: Tim Repsol Honda