Siapa yang menyangka debut Superbike yang begitu fantastik? Nicolò Bulega belum pernah mengikuti satu pun balapan di kelas atas, namun ia juga finis sebagai komando pada hari pertama pengujian di Portimao. Jika dijumlahkan dengan dua sesi Jerez minggu lalu, hasilnya adalah tiga dari tiga sesi. Oke, Piala Dunia musim dingin hanya dimaksudkan untuk menginspirasi dan berdiskusi dengan kami para penggemar. Selain itu, sekarang sudah menjadi kepastian mutlak bahwa putra seni sangat efektif dengan ban baru dan/atau cakupan kualifikasi. Namun rasa takjubnya tetap ada. Para teknisi Ducati Corse tidak menggertak ketika musim panas lalu mereka memberi tahu kami tentang waktu superlatif yang dicapai Bulega pada pendekatan pertamanya dengan Panigale V4 R. Keingintahuan untuk akhirnya melihatnya beraksi, pada saat yang tepat, semakin besar.
Referensi Portimao
Di Portimao rekor balapan adalah 1’39″826, dicapai Oktober lalu oleh Toprak Razgatlioglu saat tantangan terbuka melawan Bautista. Ingat lelucon itu? Pembalap Turki dan Yamaha menciptakan percikan api di seluruh jarak, hanya untuk diejek dengan kecepatan penuh di lintasan lurus terakhir. Rekor absolut di Superpole telah dipegang sejak 2022 di tangan Jonathan Rea (saat itu di Kawasaki) pada 1’39″610. Nicolò meraih performa terbaik, 1’39″932, di tengah hari, disusul Toprak Razgatlioglu dengan BMW pada 1’40″007. Setidaknya di lap terbang orang Turki sudah menemukan kunci masalahnya, sekarang kita harus melihat potensi apa yang ada dalam jarak jauh. Kami ingin mengingatkan Anda bahwa keduanya telah melakukan pengujian selama dua hari di sini pada bulan Desember, meskipun terhambat oleh cuaca buruk dan beberapa masalah teknis.
Jonathan Rea roda ketiga
Tepat di penghujung sesi Jonathan Rea berhasil menerobos hingga mencapai waktu 1’40″061. Namun seperti halnya dalam pengujian, nilai yang Anda lihat pada peringkat di bawah ini harus dianggap remeh. Mereka bergantung pada pilihan ban, program tim, strategi pembalap. Hanya pada akhir pekerjaan yang direncanakan di Portugal, dengan memperhatikan kronologinya, barulah dapat diperoleh gagasan yang lebih jelas. Perlu dicatat bahwa Rea hanya berhasil menyalip rekan setimnya yang luar biasa Remy Gardner (Yamaha GRT) dan Andrea Locatelli di menit-menit terakhir, dengan official kedua R1.
Saat-saat di hari pertama
1.Bulega (Ducati) 1’39″932; 2. Razgatlioglu (BMW) 1’40″007; 3. Rea (Yamaha) 1’40″061; 4. Gardern (Yamaha) 1’40″268; 5. Locatelli (Yamaha) 1’40″270; 6. Lowes Sam (Ducati) 1’40″463; 7. van der Mark (BMW) 1’40″636; 8. Bautista (Ducati) 1’40″673; 9. Vierge (Honda) 1’40″729; 10. Lowes Alex (Kawasaki) 1’40″779; 11. Ray (Yamaha) 1’41″027; 12. Gerloff (BMW) 1’41″039; 13. Lecuona (Honda) 1’41″044; 14. Rinaldi (Ducati) 1’41″081; 15. Redding (BMW) 1’41″083; 16. Petrucci (Ducati) 1’41″152; 17. Iannone (Ducati) 1’41″208; 18. Bassani (Kawasaki) 1’41″305; 19. Rabat (Kawasaki) 1’41″484; 20. Ottl (Yamaha) 1’41″736; 21. Guintoli (BMW) 1’42″102; 22. Smith (BMW) 1’42″892.