Kemarin tidak hanya presentasi Mercedes, tapi juga McLaren. Tim asal Inggris tersebut secara gamblang memperlihatkan MCL38 barunya, setelah sebelumnya sempat memperlihatkan liverynya untuk tahun 2024. Tujuan mobil tersebut adalah untuk melanjutkan paruh kedua musim lalu. Tahun 2023 untuk tim Woking dimulai dengan awal yang buruk, sehingga proyek MCL60 sudah dinyatakan gagal setelah balapan pertama. Kerja keras tim membawa tim kembali ke jalur yang benar, dengan kedua pembalapnya berhasil mengekspresikan diri mereka yang terbaik di penghujung tahun ini. Lando Norris dan Oscar Piastri berharap untuk segera memulai dengan langkah yang benar.
MCL38 merupakan McLaren single-seater pertama di bawah kepemimpinan Andrea Stella
McLaren baru ini menjadi ujian nyata pertama bagi Andrea Stella yang menjabat kepala tim tim Inggris tersebut sejak tahun lalu. Tangan pria asal Italia itu sudah terlihat tahun sebelumnya memimpin tim untuk meluruskan proyek tersebut, hingga di penghujung musim nyaris menjadi kekuatan kedua di kejuaraan. Hasil yang tidak terduga dan kemenangan dalam balapan nyaris lolos. Namun, tahun lalu tim paling terkenal di Inggris berhasil merebut perlombaan Sprint dari Red Bull yang menakjubkan. Oleh karena itu, akhir tahun 2023, tanpa diragukan lagi, adalah awal tahun 2024 ini.
McLaren menunjukkan mobil barunya, namun melakukannya dengan menghilangkan beberapa area dengan bantuan Photoshop. Latar belakangnya telah digelapkan, agar tidak memberikan petunjuk apapun kepada rival perebutan tempat kedua kejuaraan, yang hanya bisa “memata-matai” MCL38 dengan baik pada hari pembuatan film. Tujuannya identik dengan Ferrari dan Mercedes, yakni tetap berada di belakang Red Bull dan mampu memanfaatkan hari buruk tim Austria. Posisi kedua di konstruktor adalah tujuan sebenarnya, namun masuk akal jika mengingat kaliber tim yang dimaksud, fokusnya tetap pada kembalinya kejayaan kejuaraan yang telah hilang sejak 2008.
Norris dan Piastri mencari kemenangan Formula 1 pertama mereka
Kemenangan balapan menjadi tujuan yang dicanangkan pada tahun 2024 ini. McLaren belum pernah meraih kemenangan lagi sejak GP Italia 2021, saat Daniel Ricciardo berjaya di Monza. Tim kini fokus pada dua pemuda, yang memiliki kecepatan dan keinginan untuk memamerkan aset mereka untuk mencapai tujuan bersejarah. Kemenangan pertama di Formula 1 menjadi dambaan kedua pengusung standar perusahaan Woking yang sudah hampir mendekati satu tahun terakhir ini, khususnya Norris. Inilah sebabnya mengapa tujuan tersebut menjadi mungkin terjadi musim ini, hal ini menjadi mungkin berkat rasa lapar yang dimiliki keduanya dalam menemukan kegembiraan pertama mereka, yang menambah semangat tim untuk kembali meraih kesuksesan.
Norris nyaris mendekati tahun 2023, namun tidak pernah berhasil mengalahkan Max Verstappen. Singa muda Inggris ini tahu betul bahwa untuk mengalahkan pemain Belanda saat ini Anda memerlukan sedikit keberuntungan. Lando, yang tampaknya sepenuhnya menerima proyek McLaren, sangat ingin meraih kemenangan ini, yang seiring berjalannya waktu berisiko menjadi hampir menjadi obsesi. Tahun lalu, Piasti menjuarai Sprint Race dan juga menjadi Rookie terbaik tahun 2023. Kemampuan pebalap asal Australia itu memang sudah dikenal, namun tak ada yang menyangka ia bisa langsung beradaptasi dengan Formula 1. Oscar berharap berkat tahun pembelajaran yang sudah dilalui, tahun ini dia berhasil lebih dekat dengan rekan setimnya dan memenangkan balapan jarak jauh pertamanya.
McLaren memulai kembali dari posisi keempat musim lalu
Posisi keempat musim lalu, yang berakhir dengan selisih signifikan atas Ferrari dan Mercedes dalam perebutan tempat kedua, seperti disebutkan, adalah akibat dari awal yang tidak menguntungkan bagi McLaren. Jadi memulai dari posisi keempat itu berarti sekarang kami perlu memperbaikinya dan ini akan tergantung pada bagaimana orang-orang dari Woking mengerjakan MCL38 baru. Yang diharapkan, pembaruan positif yang dibawa sepanjang tahun 2023 menjadi titik awal bagi single seater baru ini, yang mau tidak mau harus dilahirkan siap menjadi anti-Red Bull.
FOTO: social Formula 1