Pada balapan terakhir FIM Women Enduro Championship di Zschopau (Jerman), Jane Daniels (Fantic) mewujudkan mimpinya menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya. Musimnya sangat fenomenal. Faktanya, orang Inggris itu memenangkan semua delapan hari kompetisi dan mendominasi di Jerman, sehingga menjadi Juara Dunia pada hari Sabtu.
ISDE dan Kejuaraan Dunia di tahun 202
Tahun ini Jane Daniels juga membawa tim putri Inggris meraih kemenangan pertama mereka dalam sejarah Six Day Enduro. Di Le Puy-En-Velay, Prancis, pada hari keenam dan terakhir kompetisi, Anglo-Saxon memiliki keunggulan bagus atas rival terdekat mereka, tuan rumah Prancis. Meski sudah banyak yang sorak sorai, tidak mudah membawa pulang gelar juara. Sebenarnya yang terakhir adalah hari yang sangat menegangkan untuk Jane Daniels (Fantastis), Snow Holmes (Sherco) e Rosie Rowett (KTM), namun ketiganya mengakhiri kompetisi.
Jane Daniels bekerja keras untuk mencapai puncak olahraga favoritnya. Meskipun melakukan pekerjaan normal sembilan sampai lima selama seminggu, enduro adalah gairahnya dan satu di mana ia menempatkan energi dan pengorbanan yang luar biasa.
“Saya suka naik sepeda motor. Saya telah berkompetisi sepanjang hidup saya. Saya masih melakukan pekerjaan normal selama seminggu, tetapi saya mengemudi dan berlatih di mana saya bisa dan kemudian berlari di akhir pekan. Tentu, saya telah melakukan banyak pengorbanan, tetapi hanya itu yang saya inginkan dan saya menyukainya.”
Jane Daniels
Mireia Badia (Rieju) tak pernah berhasil menghajar lawan langsungnya dan juga harus membela diri dari dua pebalap garang yang mengikutinya, Rosie Rowett (KTM) dan Rita Vieira (Yamaha). Namun, pebalap Spanyol itu lulus sebagai wakil juara dunia dan sudah bertekad untuk memperjuangkan gelar juara dunia berikutnya.
Lisa Cavalli
Baca semua artikel tentang sepeda motor wanita di corsedomoto.com
