Masih cepat, masih kompetitif. Dengan kredensial tersebut, siapa yang membuat Akira Yanagawa gantung helm? Menjelang usia 52 tahun, legenda Superbike dunia di akhir tahun 90-an dan awal 2000-an akan terlihat lagi tahun ini di awal All Japan dan Suzuka 8 Hours. Mengendarai Kawasaki dengan ketat, dengan semangat juangnya yang menjadikannya salah satu pengendara sepeda motor paling dicintai di planet ini.
AKIRA YANAGAWA ANCORA DI GARA
Dari tahun ke tahun Akira Yanagawa dikabarkan akan pensiun, namun sejauh ini selalu keluar dari pertanyaan. Meski tidak lagi terikat kontrak langsung dengan Kawasaki, selama beberapa musim ia terus membalap untuk kesenangannya, demi kecintaannya pada olahraga ini. Ini juga akan terjadi pada tahun 2023 di mana ia akan membela warna tim RS-ITOH yang bermitra dengan KRP Sanyo Kogyo, tampil di awal All Japan Superbike dengan Kawasaki Ninja ZX-10RR.
2023 DALAM KATA PER AKIRA
Peringkat kesebelas tahun lalu, Akira Yanagawa akan memulai musim ini dengan sedikit menanjak, karena kecelakaan mobil yang buruk Oktober lalu yang membuatnya keluar dari lereng untuk waktu yang lama. “Ini akan menjadi musim ke-33 saya dan saya akan tampil dengan tujuan sepanjang masa: berikan yang terbaik dan jangan menyesal“, akui ‘bendera’ Kawasaki dalam balapan.
8 JAM SUZUKA TERLIHAT UNTUK AKIRA YANAGAWA
Belum dikonfirmasi secara resmi, tapi kita akan melihat Yanagawa lagi di awal Suzuka 8 Hours. Sebuah balapan yang belum pernah ia menangkan dalam karirnya, dimana ia terakhir kali mendapatkan juara 2 pada tahun 2016 bersama Kawasaki Team GREEN yang diawaki oleh Leon Haslam dan Kazuki Watanabe.
