Pure GP Race

Suivez Le Championnat Du Monde Motogp 2021 : Motogp, Moto 2, Moto 3, Superbike Et Tous Les Protagonistes Du Motocyclisme. Résultats Et Classements

Emmanuel Collard: seumur hidup menunggu kesempatan di Formula 1

Berapa banyak dalam hidup mereka yang mengikuti seorang pembalap atau atlet dalam olahraga apa pun dan bertanya pada diri sendiri:” tetapi karena mereka tidak memberinya kesempatan nyata?”. Nah, inilah yang bisa Anda katakan tentang Emmanuel Collard, talenta Prancis yang selalu selangkah lagi untuk memasuki Formula 1, namun kemudian selalu melihat semuanya lenyap. Sebuah kisah yang dihabiskan di balik layar di paddock, sebagai penguji sambil meraih hasil luar biasa di 24 jam Le Mans dan kejuaraan dunia lainnya. Mari kita menelusuri kembali segala sesuatu tentang dia, terutama penolakan yang dia terima selama karirnya sebagai pilot.

Debutnya sebagai test driver Ligier

Emmanuel Collard lahir di Aprajon di kotamadya Prancis yang berpenduduk kurang dari 11 ribu jiwa. Collard segera memahami apa yang akan menjadi jalannya dan mulai berpartisipasi dalam kejuaraan Kart. Hasil yang dicapainya di Perancis sungguh luar biasa dan pada tahun 1989 keputusan besar pertama datang. Tim transalpine Ligier memulai debutnya sebagai tester. Emmanuel kemudian menguji JS33 bertenaga Ford, menjadi penguji termuda dalam sejarah Formula 1 pada usia 18. Sebuah rekor hanya dipecahkan pada tahun 2002 oleh Nico Rosberg, ketika ia menguji William BMW. Pembalap transalpine itu tampil bagus, namun yang jelas untuk saat ini tidak ada ruang baginya di tim. Ligier tahun itu memiliki dua pemain Prancis lainnya dalam susunan pemainnya seperti René Arnoux dan Olivier Grouillard. Tim asuhan Abrest hanya mengoleksi total tiga poin pada musim itu.

Ligier melanjutkan petualangannya di Formula 1 tanpa hasil yang bagus dan Collard menjadi penguji resmi pada tahun 1990. Tim bisa memberinya ruang tahun itu, mengingat mereka mengubah kedua pembawa standarnya. Namun alih-alih membawanya ke puncak, dia memutuskan untuk membalapnya di Formula Renault. Alasannya biasa saja:” anak itu harus selesai”. Emmanuel Collard ingin melakukan debutnya dan pada musim itu ia memenangkan kejuaraan Formula Renault. Pada tahun 1992 ia melakukan debutnya di kejuaraan dunia Formula 3000. Tahun itu janji muda Prancis mengakhiri musim di tempat kedelapan dengan meraih podium di kejuaraan dunia. Tim menjelaskan bahwa mereka tidak terlalu fokus padanya dan tim Formula 1 lain tertarik padanya.

Jawaban dramatis dari tahun 1997

Komitmennya selalu terhadap kejuaraan Formula 3000 namun seiring bertambahnya usia dan keinginan untuk melakukan debut di kejuaraan besar semakin meningkat. Pada tahun 1995, karir Emmanuel Collard yang sebenarnya dimulai ketika ia mengikuti balapan Porsche Supercar dan juga mendarat di balapan utama balap motor, Le Mans 24 jam. Kariernya semakin beralih ke ban tertutup dan pada tahun 1996 ia memenangkan kejuaraan Porsche yang membuka pintu ke kejuaraan ketahanan dunia. Maka dimulailah gairah besarnya dengan Le Mans 24 jam yang ia menangkan pada tahun 2003 di kategori GT. Kemenangan tersebut diraih bersama tim Amerika Alex Job Racing Petersen Motorsport dengan Porsche 996. Collard nyaris memenangkan balapan 24 jam legendaris tersebut pada kesempatan lain, seperti pada tahun 2016 dengan Team AF di kategori GTE. Pembalap Prancis itu dan rekan-rekan pembalap lainnya nyaris meraih kemenangan bersama Ferrari 458. Podium pun kembali diraih pada tahun 2020 di kategori yang sama bersama tim Amato Ferrari Corse.

Angka-angka ini dalam karirnya yang panjang tidak luput dari perhatian dan bahkan tiga tim Formula 1 memberinya uji coba. Tim-tim seperti Williams, Benetton dan Tyrrell yang hampir saja melakukan debutnya di kejuaraan teratas. Tyrrell siap memulai debutnya sebagai pembalap resmi di awal tahun, namun minimnya dana di tim Inggris membuat segala jenis perjanjian menjadi sia-sia. Pada tahun 1997 Alain Prost memanggilnya ke timnya untuk menggantikan Shinji Nakano. Namun, Prost Gran Prix terpaksa membatalkan semuanya karena insinyur Mugen Motorsport ingin Nakano ikut balapan. Di tahun yang sama, tim asuhan Alain harus menggantikan Olivier Panis yang cedera di GP Kanada. Flavio Briatore yang menjadi kepala tim saat Prost Gran Prix tak ragu, ia ingin Collard menggantikan pembalapnya di GP Prancis. Peluang besar Emmanuel Collard di Formula 1 sepertinya sudah tiba, namun Prost sendiri menghalangi segalanya dan lebih memilih Jarno Trulli muda yang membalap di musim itu bersama Minardi daripada rekan senegaranya.

Akhir dari mimpi Emmanuel Collard

Keputusan Alain itu akan menjadi batu nisan harapan melihat Emmanuel Collard di GP Formula 1. Setelah itu, Collard akan memutuskan hubungan dengan kejuaraan otomotif papan atas tersebut. Kehidupan yang mengejar mimpi yang selalu memudar untuk waktu yang singkat, dia yang, setelah tes dengan Ligier, tampaknya menjadi orang Prancis yang ditakdirkan untuk berada di Formula 1. Namun, sejarah memberi tahu kita hal lain, tentang Formula 1 tanpa Emmanuel dan tentang dia yang Namun, ia terus menghidupkan hasratnya dengan membalap di tempat lain. Hari ini tanggal 3 April dan pada hari ini di tahun 1971 Collard lahir, entah apakah sebagai hadiah dia mungkin ingin kembali dan mengubah sesuatu atau momen di tahun 1997 itu, tahun di mana dia hampir saja berkompetisi di F1.

FOTO: social Formula 1

Emmanuel Collard: seumur hidup menunggu kesempatan di Formula 1
Scroll to top