Musim All Japan Superbike 2024 tidak diragukan lagi akan menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir. Siap menghadapi Juara 12 kali Katsuyuki Nakasuga (Pabrik Yamaha) adalah Ryo Mizuno dengan Tim Ducati Kagayama, kembalinya Kohta Nozane dan Takumi Takahashi, tetapi juga Tetsuta Nagashima. Test rider Honda MotoGP dan World Superbike ini sebenarnya akan berada di start JSB1000 dengan mengendarai CBR 1000RR-R, namun dengan ban Dunlop.
TANTANGAN DUNLOP DI SUPERBIKE SELURUH JEPANG
Jika Superbike Jepang tetap menjadi wilayah kekuasaan Bridgestone, Dunlop akan berusaha mematahkan hegemoni ini melalui program olahraga yang ambisius. Sumitomo Rubber Industries, pemilik merek Dunlop (di beberapa negara Asia seperti Jepang) dan Falken, telah memutuskan untuk terlibat dalam All Japan Superbike dengan mendanai Tim 7C, sebuah struktur megah Jepang yang telah memenangkan banyak gelar, terutama di balapan yang lebih kecil. kelas (J -GP3 pertama dan terpenting).
KEMBALINYA NAGASHIMA
Tetsuta Nagashima yang sempat menyatakan niatnya untuk berkompetisi di kejuaraan penuh waktu tahun ini, telah menerima tantangan tersebut dan oleh karena itu akan diturunkan oleh Tim Balap Dunlop bersama Yahagi di JSB1000. Sebuah komitmen yang tidak akan mempengaruhi perannya sebagai test rider HRC untuk proyek MotoGP dan World Superbike serta starter Honda di Suzuka 8 jam, baru dari periode dua tahun 2022-2023 yang berjaya dengan dua pole position dan rekam jejak.
HONDA ARMY DI SUPERBIKE SELURUH JEPANG
Kehadiran pemenang Grand Prix Moto2 Qatar 2020 akan menjadi nilai tambah bagi jajaran Honda yang berlaga di All Japan Superbike 2024. Selain Nagashima, Juara seri Kohta Nozane (Astemo Honda Dream SI Racing) 2020, Takumi Takahashi, telah dikonfirmasi (Japan Post Honda Dream TP) pencipta hore terakhir Honda di tahun 2017, tetapi juga Ryuichi Kiyonari (TOHO Racing), Teppei Nagoe (SDG Honda Racing), Kazuki Ito (SAKURAI Honda), Satoru Iwata (Tim ATJ ) dan Kosuke Akiyoshi yang abadi (MurayamaUnso Team Akiyoshi).