Akhirnya menjadi pemenang di MotoGP. Phillip Island menjamin Johann Zarco kemenangan pertamanya dalam karirnya di kelas atas dalam salah satu Grand Prix terakhirnya bersama Prima Pramac Racing Ducati. Seperti diketahui, dalam dua tahun ke depan juara dunia Moto2 dua kali itu akan mempertahankan warna LCR Honda, namun itu mungkin bukan satu-satunya komitmen kompetitif yang akan membuat pengendara motor dari luar Pegunungan Alpen itu berlomba dengan pabrikan sayap emas itu.
JOHANN ZARCO MENUJU SUZUKA 8 JAM
Seperti diungkapkan yang bersangkutan pada kesempatan Bol d’Or yang digelar September lalu, Johann Zarco bisa saja mengikuti Suzuka 8 Hours pada 2024. “Jalankan balapan 24 jam? Tidak sekarang, kita bisa membicarakannya setelah saya berhenti membalap di MotoGP“, akui Zarco, starter luar biasa di Bol d’Or ajang penutupan FIM EWC 2023. “Namun, kontrak yang ditandatangani dengan Honda memberikan kemungkinan partisipasi di Suzuka 8 Hours. Kita lihat saja apa yang terjadi, tapi ada kemungkinan yang sudah diperkirakan dalam kontrak“.
HONDA UNTUK TRIC 3 DI SUZUKA 8 JAM BERSAMA ZARCO?
Pembalap MotoGP terakhir yang mengatasi “perlombaan balapan” adalah Takaaki Nakagami pada tahun 2018, lagi-lagi sebagai perwakilan LCR Honda di kelas atas, lagi-lagi dengan tim resmi HRC (saat itu Red Bull Honda dengan Japan Post) finis di posisi ke-2. Sebelumnya Honda juga memanggil Jack Miller (2017) dan Casey Stoner (2015), bersama Johann Zarco yang mampu mengembalikan kehadiran pebalap MotoGP di awal jam 8.
TIDAK ADA KONCOMITANCE
Keikutsertaan Zarco di ajang Suzuka juga diunggulkan oleh kalender 2024, dimana 8 Hours tidak tampil bersamaan dengan ajang MotoGP. Oleh karena itu, tanggal 21 Juli dapat mendukung partisipasi pembalap Prancis tersebut dengan Honda CBR 1000RR-R resmi.
ZARCO SEHARUSNYA BALAP DI SUZUKA 8 HOURS 2016
Faktanya, bagi Johann, diskusi yang tertunda pada tahun 2016 akan menjadi relevan lagi.Pada saat itu, berdasarkan perjanjian awal dengan Suzuki untuk MotoGP 2017, ia diperkirakan akan memulai Suzuka 8 Hours bersama Yoshimura. Partisipasi memudar menyusul kegagalan meresmikan kesepakatan antara para pihak untuk kelas utama, dengan pabrikan Hamamatsu lebih memilih Alex Rins daripada dia.
Foto AKHIR Gambar