MotoGP Qatar: melihat masa lalu, inilah yang paling banyak menang

Delapan kemenangan diraih pembalap Italia dan tujuh kemenangan diraih pembalap Spanyol. Dalam gelar kehormatan Grand Prix MotoGP Qatar, kedua negara ini tidak terkalahkan sejak 2011 ketika Casey Stoner menang untuk keempat kalinya di Losail. Keberhasilan pada balapan pertama tahun ini adalah yang pertama dari musim penuh kemenangan bersama Honda dengan sepuluh kemenangan, total enam belas podium, dan gelar juara dunia. Di Qatar, Valentino Rossi mencatatkan namanya sebanyak tiga kali dalam daftar kehormatan, pertama pada tahun 2005, 2006, dan 2015 lagi di Yamaha. Jumlah keberhasilan yang sama diraih Jorge Lorenzo sedangkan Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso sudah dua kali meraih kemenangan. Sete Gibernau (pada edisi pertama 2004), Marc Marquez (2014), Enea Bastianini, dan Fabio Di Giannantonio dalam dua tahun terakhir juga mencapai puncak podium Qatar. Bagi kedua pembalap Italia itu merupakan kemenangan perdananya di MotoGP

Francesco Bagnaia menang sekali di Loisal tetapi di Moto2, pada tahun 2018, tahun di mana ia menjadi juara dunia di kategori tersebut.

Siapa yang paling banyak menang di Qatar di Moto2 dan Moto3

Pada edisi pertama belum ada Moto3 tetapi Kejuaraan Dunia 125 telah dilombakan dan di antara nama-nama terkemuka yang berjaya di kelas ini di Qatar kita menemukan Jorge Lorenzo, Alvaro Bautista dan Andrea Iannone. Moto3 telah berjalan sejak 2012 dan belum ada satu pun pebalap yang meraih kesuksesan di seri tersebut. Satu-satunya yang memberikan encore adalah Jaume Masiá. Patut dikenang adalah kemenangan Andrea Migno di tahun 2022. Di kelas menengah, Mattia Pasini sempat mendulang sukses besar di kelas 250 pada tahun 2008. Lalu kita lanjut ke Moto2 dan selain Bagnaia, pebalap Italia lainnya yang masuk dalam daftar kehormatan adalah Franco Morbidelli, Lorenzo Baldassarri dan Celestino Vietti.

Foto social

Jonathan Rea, biografi resmi tersedia di Amazon

Dziękujemy, że przeczytałeś cały artykuł. Jak go oceniasz?