Tentu saja tidak ada kekurangan rookie di Moto3 pada tahun 2024. Bendera Swiss juga akan kembali bersinar secara penuh. Noah Dettwiler akan mengurusnya, setelah tampil singkat di Piala Dunia tahun lalu sebagai wild card dan kemudian sebagai pemain pengganti. Semacam “gladi bersih” untuk anak didik Thomas Luthi, sebelum melakukan debut penuh waktunya di musim baru ini dengan seragam tim CIP. Oleh karena itu, Dettwiler menjadi wakil baru Swiss di MotoGP, yang pertama sejak manajernya pensiun pada tahun 2021. Namun mari kita lihat lebih dekat siapa pebalap muda ini.
Noah Dettwiler, profilnya
Berasal dari Basel, lahir pada tahun 2005, ia menaiki minibike pertamanya ketika ia hampir berusia lima tahun. Hal ini disebabkan balapan motorcross live pertamanya, perjalanan ke Roggenburg bersama orang tuanya. Namun di sana juga ada minibike yang membuat si kecil Noah Dettwiler yang tak pernah melewatkan balapan motor di TV bersama ayahnya langsung ingin mencobanya. Sejak saat itu ketertarikannya terhadap sepeda motor semakin nyata.
Karier dimulai
Balapan pertamanya akan diadakan di Supermoto mulai tahun 2011, selalu dengan dukungan orang tua dan saudara perempuannya, dan dia tidak perlu menunggu lama untuk meraih kemenangan pertamanya. Namun pada tahun 2018, Dettwiler berganti spesialisasi dan kemudian melakukan debutnya di Piala Bakat Eropa, kategori yang ia ikuti hingga tahun 2020, sekaligus terpilih untuk berkompetisi di Piala Rookies. Juara dunia 125cc 2005 Thomas Luthi dimulai, yang menjadi manajernya.
“Peluncuran” tahun 2023 sebelum debut
Tahun lalu dia selalu membalap di JuniorGP, tapi tidak hanya itu. GP di Austria adalah event dunia pertamanya, wild card dengan Cuna de Campeones mendukung PruestelGP. Namun Noah Dettwiler juga memiliki kesempatan kedua, kali ini bersama CIP dan di Indonesia menggantikan David Salvador yang cedera. Dua Grand Prix di mana ia gagal mencetak poin, namun pada tahun 2024 ia akan memiliki 22 peluang lagi untuk melakukannya.
Foto: Social-Noah Dettwiler