Beberapa hari setelah kematian dramatis Haruki Noguchi, dunia sepeda motor Jepang berduka atas meninggalnya Otojiro Tanimoto. Lahir pada tahun 2000, ia berusia 23 tahun pada tanggal 23 Juni lalu, ia kehilangan nyawanya setelah kecelakaan fatal yang terjadi pada tanggal 20 Agustus di Motegi saat Race 2 All Japan Superbike (JSB1000). Sejak saat pertama setelah kecelakaan ini, kondisinya tampak menyedihkan, dengan pengumuman kematiannya hari ini pukul 00:25 waktu setempat.
HILANGNYA OTOJIRO TANIMOTO
Pembalap Tim TATARA Aprilia All Japan Superbike, Otojiro Tanimoto mengalami kecelakaan dramatis pada lap ketiga balapan. Setelah melakukan kontak dengan pengemudi lain, dia langsung melewati penjaga di ujung lubang. Perlombaan langsung dihentikan dengan pengibaran bendera merah, dan Tanimoto diangkut dengan helikopter ke rumah sakit.
KEMATIAN YANG DIKOMUNIKASIKAN
Dinamika tersebut, yang dipastikan berdasarkan fakta meski tidak diungkapkan secara resmi oleh MFJ (Federasi Sepeda Motor Jepang), menyembunyikan lebih jauh masalah keselamatan kritis yang melekat pada lintasan Motegi. Otojiro Tanimoto, yang tahun ini juga berlomba di Suzuka 8 Hours bersama GOSHI Racing Honda, tidak selamat dari kecelakaan mengerikan ini, dengan pengumuman kematiannya yang mendadak hari ini oleh Tim TATARA Aprilia atas kesepakatan bersama dengan keluarganya.
KARIR OTOJIRO TANIMOTO
Seperti disebutkan, tahun ini Otojiro Tanimoto mengikuti All Japan JSB1000 (Superbike) dengan Aprilia RSV4 1100 dari Team TATARA. Belakangan ini ia meraih hasil bagus di JP250, juga berusaha lolos seleksi Asia Talent Cup.

